30 November 2021

Omicron Lebih Ganas dari Covid-19, Cak Imin Ingatkan Pemerintah Tidak Anggap Enteng

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar meminta pemerintah tidak menyepelekan Covid-19 varian Omicron. Pasalnya, tingkat penularan Omicron tersebut lebih cepat daripada varian-varian lainnya. “Ini jangan dianggap enteng oleh pemerintah dan kita juga jangan lengah,” kata Muhaimin, Senin (29/11/2021) Karena itu, pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengingatkan agar pemerintah langsung melakukan langkah-lagkah antisipatif. Mumpung, lanjutnya, hingga saat ini Omicron belum terdeteksi masuk ke tanah air. “Jangan sampai sudah ada (masuk Indonesia), tapi kitanya yang belum tahu. Makanya ini harus menjadi perhatian serius,” ungkapanya. Menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu sejumlah negara di Eropa sudah mulai waspada untuk mengantisipasi varian Omicron. Seperti Austria yang kembali menerapkan karantina nasional atau lockdown penuh. Begitu juga dengan Jerman yang mengeluarkan peringatan keras kepada warganya agar segera divaksin akibat lonjakan kasus yang juga luar biasa. “Ini harus menjadi alarm bagi kita Indonesia,” kata Cak Imin. Kendati demikian, Cak Imin mengapresiasi langkah sigap pemerintah. Itu terkait dengan mengeluarkan kebijakan untuk membatasi kedatangan warga negara asing (WNA) guna mencegah penularan varian baru Omicron. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nomor IMI-269.GR.01.01 Tahun 2021. “Pembatasan diberlakukan bagi warga negara asing yang telah tinggal dan atau mengunjungi wilayah negara tertentu dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia,” pungkasnya. (fir/pojoksatu)
30 November 2021

Relawan COVID 19 Layak Dapat Bintang

Antusiasme masyarakat menjadi relawan penanganan COVID-19 begitu besar, bersama pemerintah ikut menangani virus corona COVID 19.
30 November 2021

Kata Luhut, Lockdown Tidak Efektif Antisipasi Covid-19 Omicron: Kita Sudah Jauh Lebih Canggih

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah memastikan tidak akan memberlakukan lockdown untuk mengantisipasi masuknya Covid-19 Omicron ke Indonesia. Akan tetapi, pemerintah memberlakukan pelarangan masuk bagi warga negara asing (WNA) yang memiliki riwayat perjalanan selama 14 hari terakhir ke negara yang terkonfirmasi Omicron. Di antaranya Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia dan Hongkong. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, lockdown tidak efektif untuk mengantisipasi Omicron. Luhut mengatakan, hal itu didasarkan pada pengalaman penanganan Covid-19 yang selama ini sudah dilakukan pemerintah. “Kami juga sepakat, kita sudah jauh lebih canggih daripada kejadian lalu, kita mengawasi dengan cermat,” ujarnya dalam telekonferensi pers, Minggu (28/11/2021) malam. “Saya kira sudah cukup bagus, jadi kita mencari keseimbangan, ekuilibrium, karena lockdown itu juga tidak menyelesaikan masalah,” terang Luhut. Berkaca dari negara lain yang melakukan lockdown, justru membuat negara tersebut ‘mati kutu’ atau tidak dapat berbuat banyak dalam menangani pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah mengambil kebijakan yang tetap memberikan kelonggaran. “Kita lihat banyak negara yang melakukan lockdown malah dapat serangan lebih banyak. Kita yang melakukan pendekatan seperti PPKM itu masih lebih baik,” imbuhnya. Luhut juga memastikan, sampai saat ini belum ditemukan adanya varian Omicron di Indonesia. Sampai hari ini belum (ditemukan). Dari Kemenkes juga (menyampaikan belun ditemukan),” tandas Luhut.  (fir/pojoksatu)
30 November 2021

Vaksin Bisa Tangkal Omicron, IDI Tak Yakin

Terkait kabar kalau vaksin mampu menangkal varian virus B.1.1.529 atau Omicron, Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban tak yakin akan hal tersebut.
30 November 2021

Vaksin Senjata Ampuh Kalahkan COVID-19

Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan vaksin merupakan senjata ampuh untuk mengalahkan COVID-19.
30 November 2021

Status PPKM di Jakarta Naik Level 2, Ini Sejumlah Aturan Terbaru

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta dari level satu menjadi level dua berlaku mulai 30 November hingga 13 Desember 2021.
30 November 2021

Upaya Presiden Jokowi Halau Varian Covid-19 Baru Omicron

Kata Presiden Joko Widodo Tentang Varian Covid-19 Baru Bernama Omicron.
30 November 2021

WHO Sebut Varian Omicron Bisa Picu Lonjakan Covid

Seluruh dunia diingatkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization / WHO) bahwa virus corona varian Omicron berisiko sangat tinggi dan bisa memicu lonjakan Covid-19 baru.
30 November 2021

Cegah Omicron, Pemerintah Larang Masuk WNA 11 Negara Ini

WNI yang pulang dan memiliki riwayat perjalanan dari negara itu akan dikarantina sela
30 November 2021

Kenali Gejala Omicron Mirip Infeksi Virus pada Umumnya

Varian Omicron menimbulkan gejala ringan seperti kelelahan.