2000 KPM Terdampak Covid - 19 di Dapil SMS Dapat Bantuan Beras

Foto : Fajar Cirebon

 

MAJALENGKA,(FC), -  Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Jefry Romdonny salurkan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 di daerah pemilihan (Dapil) IX yang meliputi Majalengka, Subang dan Sumedang. Bantuan berupa beras sebanyak 10 Kg per KPM ini berasal dari Kementrian Sosial untuk meringankan masyarakat terdampak aku at adanya badai Covid ,- 19 yang melanda sejak dua tahun yang lalu.

"Bantuan ini kita bagikan di 3 Kabupaten yah, Majalengka, Subang dan Sumedang," kata Jefry saat menyalurkan bansos di Desa Cibogo, Kecamatan Ligung, Majalengka, Sabtu (4/12/2021).

Adapun bantuan berupa beras itu, kata Jefry, merupakan pengajuan dari pihaknya kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). 
"Bantuan ini ajuan yah (Komisi VIII ke Kemensos). Jadi kalau semisal Majalengka punya 5 dapil kita alokasikan biar semuanya kebagian," ujar Ketua DPC Partai Gerindra Majalengka itu.

Lebih lanjut, Jefry mengatakan, total keseluruhan bantuan yang dibagikan di Dapil IX itu ada sebanyak 20 ton untuk 2000 KPM. 
"Ada 2 ribu penerima untuk 3 Kabupaten itu. 1 Karung berasnya itu seberat 10 kilo kalau ditotal jumlah semuanya ada 20 ton yang kita salurkan untuk 3 Kabupaten ini," jelas dia.

Untuk kriteria sasarannya, jelas dia, difokuskan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid - 19. Namun, khusus bagi masyarakat yang tidak mampu.
"Untuk sasarannya sendiri kita lihat dari kriterianya itu, harus yang memang layak menerima bantuan. Saya juga sebagai ketua DPC kan melihat juga penerima yang idealnya siapa, ini juga kan melibatkan juga para ketua PAC juga jadi mereka yang lebih tahu melihat kondisi di wilayahnya masing-masing," jelas dia.

Namun saat dimintai komentarnya terkait ada puluhan ASN di Kabupaten Majalengka yang diduga menerima Bansos, pihaknya menekankan kepada para petugas pencatat agar terjun langsung ke alamat penerima Bansos. Jadi petugas pencatat jangan hanya menerima dari data yang ada.
" Untuk menghindari kejadian serupa, ditekankan agar petugas pencatat turun langsung ke desa desa, jangan hanya berdasarkan data yang ada. Sebaiknya di cek terlebih dahulu keabsahan calon penerima Bansos," pungkas Jefry.

Di tempat ya g sama, Sodikin warga Desa Ligung Lor Kecamatan Ligung, mengaku senang menerima bantuan beras dari Kemensos melalui kader Partai Gerindra. Baginya bantuan apapun yang diberikan pemerintah sangat banyak membantu masyarakat khususnya yang terdampak pandemi Covid - 19.
"Besar kecil bantuan dari pemerintah, harus kita syukuri. Ini artinya pemerintah sangat memperhatikan masyarakat kecil seperti saya ini," ujar Sodikin singkat..(F-10 / Munadi ).