Vaksinasi Santri Diprediksi Selesai Dipuncak Hari Santri 2021

peserta vaksinasi saat memasuki aula pesantren untuk menerima suntikan vaksin

 

Pewarta; Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Ribuan santri dan warga sekitar mengantri di lingkungan pondok pesantren Darul Ma’arif Desa Rahayu Kecamatan Margaasih untuk divaksin. Acara berlangsung kerjasama antara yayasan dan dinas kesehatan dan muspika setempat pada Sabtu (16/10/2021).

Kepala MTs Darul Ma’arif, M. Fauzi Mubarok S.Sos saat ditemui media menyampaikan di Ponpes Darul Ma’arif sudah dua kali dilaksanakan vaksinasi. Berapa waktu ke belakang dilaksanakan vaksinasi untuk masyarakat Rahayu sebanyak 80-an orang. Yang sekarang sebanyak 1500 untuk warga dan prioritas santri atau siswa MTs serta Aliyah Darul Ma’arif.

Pada pelaksanaan vaksinasi kali ini, menurutnya masyarakat sangat antusias. Hal ini karena KH. Sofyan Yahya telah menyampaikan bahwa vaksin ini penting untiuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus covid19.

Sedangkan H. Asep Saefulloh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Kemenag Kab. Bandung yang hadir kelokasi mengungkapkan pesantren ini sangat nyaman untuk dipilih menjadi tempat vaksinasi. Karena pesantren memiliki vasilitas yang cukup luas dan sudah terbiasa menyelenggarakan acara yang jumlah pesertanya ribuan. Mereka juga sudah melek digital untuk melaksanakan pendaftaran hingga proses pencetakan kartu vaksinya.

Kalau dilihat dari data yang ada kurang lebih 30% lagi santri yang belum divaksin. Namun pihak kemenag kabupaten Bandung terus berupaya berkordinasi dengan dinas kesehatan dan instansi lain yang menyediakan vaksin agar semuanya dapat selesai divaksin pada bulan oktober ini. Dalam waktu dekat untuk mencapai targetnya, nanti pada hari santri diagendakan vakinasi serentak di GOR Bele Rame.

H. Saepulloh juga menghimbau dan mengajak kepada semua warga yang belum divaksin. “Selain itu juga kami menghimbau siapapun yang belum divaksin agar segera mengikuti vaksinasi di lokasi terdekat. Seperti di Puskesmas, Polsek atau Koramil setempat”

Dalam kunjungan kerjanya meninjau ke lokasi vaksi, H. Uya Mulayana anggota dewan fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kabupaten Bandung mengungkapkan melalui karismatik dan  ketokohan ulama atau Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif KH. Sofyan Yahya, mempengaruhi dan menyadarkan terhadap minat masyarakat seputar pondok pesantren tersebut untuk divaksin.

Menurutnya target vaksinasi ini bukan lagi hanya tanggung jawab Bupati Bandung, Dinas , atau kepala desa, tetapi menjadi kewajiban bagi tokoh diwilayahnya. Karena masih ada yang belum siap divaksin di beberapa lingkungan di Kecamatan Margaasih. Sehingga masih banyak masyarakat yang enggan divaksin dengan berbagai alasan. Dengan dilaksanakan vaksinasi di Pondok Pesantren Darul Ma’arif, masyarakat jadi mau. Ungkapnya, H. Uya Mulyana di sela pelaksanaan vaksinasi.

Sementara itu Asep Ruswandi Camat Margaasih yang hadir melalui media ini menghimbau kepada masyarakat Margaasih khususnya yang belum divaksin, agar memanfaatkan vaksin gratis dari pemerintah ini. Karena nanti kalau masyarakat pas butuh, pelayanan harus sudah berbayar kan repot juga, ” kata Asep.

Kami berharap Pesantren santri, jama’ah dan warga sekitar agar segera divaksin. Dan tokoh agama ulama, saling memotivasi dan memberi contoh seperti ini lokasinya dijadikan tempat vaksinasi. Yang belum divaksin, dimohon kesadarannya. Karena sudah banyak yang lain sudah divaksin, mumpung gratis. Kami juga mengajak semua pihak membantu vaksinasi MUI desa, puskesmas agar memberikan pelayanan maksimal untuk mencapai target dari pemerintah mewujudkan kekebalan kelompok melalui vaksinasi wilayahnya.

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, lokasi di lingkungan pesantren terlihat lebih nyaman karena memiliki fasilitas yang lengkap dan didukung sumberdaya panitia vaksinasi dari berbagai pihak untuk akselerasi vaksinasi.