27 Kelurahan 0 Kasus Covid-19

Halaman Utama

 

Sebulan Turun 241 Kasus Positif

DEPOK – Pesebaran kasus Virus Korona (Covid-19) di Kota Depok tak lama lagi akan usia. Rabu (13/10), pemerintah kota (Pemkot) Depok mengumumkan sudah ada 27 kelurahan mencatat 0 kasus aktif Covid-19, 63 kelurahan. Ditambah lagi, dari data Dinas Kesehatan awal September hingga awal Oktober penurunan kasus terkonfirmasi covid-19 sebanyak 241 kasus. Menurut data yang diterima, awal September kasus terkonfirmasi di Kota Depok 395 pasien. Lalu, pada awal Oktober kasus terkonfirmasi menjadi 154 pasien.

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Depok, Ummi Zakiyati menerangkan, dalam beberapa minggu terakhir kasus terkonfirmasi cenderung menurun. Hal ini bila berpacu pada grafik perbulan yang dimiliki Dinas Kesehatan. "Alhamdulilah sampai saat ini cenderung menurun menurut grafik perminggu yang kami miliki," terangnya kepada Radar Depok, Rabu (13/10).

Bila melihat grafik perminggu yang diterima Radar Depok, dalam periode 18 Agustus hingga 22 Agustus ada sebanyak 731 kasus yang sebelumnya dari 609 kasus.

Selanjutnya, pada periode 30 Agustus hingga 5 September terjadi penurunan kasus secara drastis, dari 731 kasus menjadi 395 kasus, dan penurunan kembali terjadi 5 September sampai 13 September menjadi 295 kasus, terjadi penurunan kasus dalam satu pekan.

"Terkini menurun menjadi 154 kasus. Saat ini msih dalam tahap perhitungan ke awal oktober sampai pertengahan," lanjutnya.

Ia memastikan, tren penurunan kasus terkonfirmasi covid 19 disebabkan semakin luasnya jangkauan vaksinasi Kota Depok. Bahkan, keberlangsungan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga menjadi penyebab banyaknya masyarakat yang terima vaksinasi, terutama dengan usia jenjang sekolah.

Ummi melanjutkan, upaya woro-woro alias sosialisasi yang gencar dilakukan juga berdampak sangat baik. Sehingga membantu menurunkan kasus terkonfirmasi di Kota Depok dalam beberapa pekan ini. "Upaya bersama untuk selalu mengingatkan 5M kepada masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan menekan laju kasus positif," ungkapnya.

Hal yang membawa penurunan kasus positif di Depok, juga tak terlepas dari bagaimana melakukan pemutusan rantai Covid-19. Melakukan isolasi mandiri adalah cara paling dini untuk memudahkan petugas kesehatan melakukan penelusuran agar ditindak lanjuti.

Sehingga masyarakat juga diminta untuk lebih pro aktif mencari informasi soal pencegahan covid, baik dengan vaksin, swab test, antigen test, hingga isolasi mandiri. Upaya ini agar memahami penanganan dini sambil berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

"Itu juga salah satu car menurunkan, kita harus memutus rantai penyebaran. Kita harus secara bersama melalui pandemi ini," tegas Ummi.

Kepala Divisi Penanganan, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Depok, Sri Utomo mengatakan, dari 63 kelurahan yang ada, saat ini sudah 27 kelurahan yang 0 kasus dari Covid-19. Depok juga status risikonya masih berada di zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19.

Pada data tersebut terjadi perubahan skor di Kota Depok, dari 2,67 pada 3 Oktober menjadi 2,77 pada tanggal  10 Oktober 2021. Skor tersebut di dapat berdasarkan indikator Kesehatan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain Kota Depok, juga terdapat kota dan kabupaten lain yang berada di zona kuning atau risiko rendah. Di antaranya, yaitu Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Pemkot Depok terus meminta kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam segala aktivitas. “Dengan demikian angka penularan Coronavirus dapat dicegah, sehingga harapan Kota Depok masuk ke zona hijau atau tidak memiliki kasus positif Covid-19 dapat terwujud,” tandasnya.(arn/hmi)