Warga Diimbau tak Terpengaruh Hoaks Vaksin

Pelaksanaan vaksinasi massal dibarengi edukasi terkait pentingnya vaksinasi Covid-19 di wilayah Kecamatan di Mamuju.Dok

 

VAKSIN covid-19 bagi manusia akan menambah ketahanan tubuh terhadap risiko terpapar korona. 

Karena itu, penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan vaksinasi di tengah pandemi yang masih mengancam saat ini.
Begitu penjelasan Kabid Pengendalian Penyakit Menular, Dinas kesehatan mamuju, Alamsyah Thamrin menyikapi capaian vaksinasi covid di Mamuju yang masih harus digenjot.
Dijelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam merealisasi program vaksinasi adalah mindset masyarakat yang sangat terpengaruh berita bohong atas Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).
"Ada yang percaya bahwa setelah vaksin kita bisa lumpuh atau meninggal, padahal itu semua tidak benar," tegas Alamsyah dalam keteranganya, Jumat 8 Oktober.
Sampai saat ini tidak ada KIPI yang menimbulkan kelumpuhan apalagi kematian setelah di vaksinasi.
"Lebih karena ada penyakit bawaan yang disembunyikan oleh masyarakat sendiri saat akan melakukan vaksinasi," imbuhnya.
Alamsyah pun mengingatkan agar saat dilakukan konsultasi sebelum divaksin, semua harus di jelaskan sebaik-baiknya kepada petugas vaksinator agar diperoleh informasi kelayakan seseorang menerima vaksin.
Sampai Jumat pekan kemarin, Capaian Vaksinasi Covid-19 di kabupaten Mamuju sebesar 27,53 persen. Terbilang masih jauh dari target.
"Sebaiknya semua orang telah divaksin, demi menghindari resiko penularan yang dapat saja terjadi, karena saya pastikan vaksin itu halal, tidak berbahaya dan yang paling penting sangat baik untuk perlindungan diri kita secara pribadi maupun orang lain disekitar kita," urai Alamsyah.
Tak kalah pentingnya, masyarakat diminta tetap patuh Prokes Covid-19 meski saat ini kasus penularan sedang melandai. Harus tetap memakai masker, menjaga jarak, rutin mencuci tangan dan tidak berkerumun.
Pada Jumat kemarin, pihak Kecamatan Sampaga, Mamuju bekerjasama dengan unsur TNI dan Polri melakukan aksi jemput bola dengan mendatangi rumah penduduk untuk melakukan vaksinasi. 
Hasilnya cukup menggembirakan. Kecamatan sampaga tercatat sebagai salah satu wilayah dengan angka warga yang melakukan vaksinasi cukup tinggi, lebih dari 300 orang.
"Andai semua orang menyadari, vaksinasi ini demi kebaikan mereka sendiri, tentu mereka tidak perlu dicari dan pasti akan datang sendiri untuk divaksin," sebut Sekretaris kecamatan Sampaga, Muhammad Yusuf.
Ia pun berharap hoaks terkait vaksinasi bisa ditekan secara bersama-sama demi mewujudkan herd immunity di Mamuju. (chm)