22,89 Juta Warga Tuntas Vaksinasi

VAKSINASI: Petugas menyuntikkan vaksin Moderna kepada warga. Pemerintah dan pemerintah daerah terus menggenjot cakupan vaksinasi demi membentuk kekebalan komunal. Foto: Antara

 

JAKARTA - Jumlah warga Indonesia yang sudah mendapat suntikan dua dosis vaksin Covid-19 atau sudah tuntas menjalani vaksinasi mencapai 22,89 juta orang. Hal ini terungkap dari laporan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Jumat (6/8).

Angka tersebut bertambah 681.445 orang dari hari sebelumnya. Sedangkan jumlah warga yang sudah mendapat suntikan dosis pertama vaksin tercatat bertambah 556.935 orang menjadi 49.391.058 orang. Pemerintah berupaya melakukan vaksinasi Covid-19 pada total 208.265.720 warga guna mewujudkan kekebalan komunal terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2.

Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan secara bertahap mulai dari sumber daya manusia bidang kesehatan, pekerja sektor pelayanan publik, warga lanjut usia (lansia), warga pra-lansia, warga dengan rentang usia 18 sampai 49 tahun, dan selanjutnya anak dan remaja berusia 12 sampai 17 tahun.

Pelayanan vaksinasi Covid-19 masih berlangsung di berbagai daerah. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berupaya mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi. Upaya percepatan peningkatan cakupan vaksinasi antara lain dilakukan dengan menyediakan fasilitas pelayanan vaksinasi massal, pelayanan vaksinasi keliling, pelayanan vaksinasi terapung, hingga pelayanan vaksinasi dari rumah ke rumah.

Vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan penularan Covid-19. Selain melaksanakan vaksinasi, pemerintah menegakkan protokol kesehatan, memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, serta menggiatkan pemeriksaan, pelacakan, dan penanganan kasus Covid-19.

Jumlah akumulatif warga yang terserang Covid-19 di Indonesia pada Jumat bertambah 39.532 menjadi total 3.607.863 orang dengan perincian 2.996.478 orang sudah sembuh, 104.256 orang meninggal dunia, dan 507.129 orang masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri.(ant)

Editor: U. Ronald