Vaksinasi Massal Untuk Ciptakan Herd Immunity

Vaksinasi massal di Lapangan Canda Bhirawa Kabupaten Kediri/kedirikab.go.id

 

ADAKITANEWS, Kediri - Polres Kediri bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri terus mengadakan vaksinasi massal bagi warga. Hingga hari ini, Sabtu (10/07), sedikitnya sudah ada 16 ribu orang warga dari Kecamatan Puncu, Kepung, Pare, Gurah dan Plemahan yang mengikuti vaksinasi di Stadion Canda Bhirawa, Pare.

“Pelaksanaan vaksinasi massal ini guna menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap Covid-19. Hal ini dapat terwujud jika 70 persen penduduk telah menjalani vaksinasi. Untuk mencapai target tersebut, salah satu caranya adalah dengan melakukan percepatan vaksinasi,“ ujar Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono.

Setiap hari Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan sedikitnya 12 ribu vaksinasi terhadap warga. Selain itu upaya yang dilakukan Polres Kediri bersama dengan Dinas Kesehatan adalah dengan menggelar vaksinasi massal dengan jumlah peserta 3.200 orang di Lapangan Canda Bhirawa dan Simpang Lima Gumul.

Sejak kedatangan, para peserta vaksinasi sudah diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan, serta menggunakan masker. Jaga jarak antar peserta juga terus dilakukan mulai awal screening hingga selesai pelaksanaan vaksinasi.

Kapolres menambahkan, upaya sosialisasi terhadap warga untuk mengikuti vaksinasi juga terus dilakukan, melalui Bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat. Alhasil, saat ini sudah banyak warga yang sadar akan pentingnya vaksinasi dan antusias untuk mengikuti vaksinasi.

Sementara itu di tempat yang sama, Deni Ilyati, salah satu peserta vaksinasi mengatakan sempat deg-degan saat akan disuntik vaksin. Namun ia justru merasa lega setelah proses vaksinasi selesai. Deni bahkan tidak merasakan adanya keluhan, dan mengaku akan mengajak teman dan saudaranya yang belum divaksin.

Untuk diketahui, di setiap kecamatan perhari sedikitnya terdapat 350 warga yang mendapatkan vaksinasi. Masing-masing puskesmas di Kabupaten Kediri juga terus melakukan vaksinasi dengan cara jemput bola ke desa – desa.

Dengan upaya tersebut, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi karena tidak perlu repot mendatangi puskesmas.(*/kur)