Vaksinasi, Kesadaran ASN dan Lansia Dinilai Minim

Rapat bersama Pemkab Bengkulu Tengah/Rakyat Benteng-Leonardo Ferdian

 

Vaksinasi, Kesadaran ASN dan Lansia Dinilai Minim
//
KARANG TINGGI, RBt - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terus melakukan vaksinasi terhadap sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga lanjut usia (Lansia). Namun sayangnya, kesadaran untuk ikut serta dalam vaksin masih minim. Terbukti dari data yang ada jumlah ASN yang telah vaksin hanya 310 orang dari total 4.098 orang. Kemudian untuk lansia hanya 2.790 dari total 7.234 orang.
Kepala Dinkes Benteng, Ns Gusti Miniarti, S.Kep, MH mengatakan terutama untuk ASN masih dinilai enggan untuk mengikuti vaksin. Terlihat dari antusias pada pelaksanaan vaksinasi massal untuk ASN beberapa waktu lalu.
‘’Masih banyak ASN yang minim kesadaraj untuk vaksinasi. Padahal ini salah satu upaya kita untuk meminimalisir terpaparnya Covid 19. Bisa kita lihat dari pelaksanaan vaksinasi massal lalu,’’ ujar Gusti.
Gusti menuturkan kurangnya minat ini terjadi beberapa faktor. Dimulai dari rasa takut untuk disuntik, diberikan vaksin maupun hal lainnya. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggencarkan sosialisasi. Jika perlu diberlakukan kewajiban untuk vaksin bagi ASN. Termasuk lansia dilakukan penjemputan ke rumah masing-masing. Mewujudkan hal ini perlu keaktifan seluruh stakeholder.
‘’Seluruhnya sama-sama berperan agar angka warga sudah vaksin ini meningkat,’’ kata Gusti.
Terpisah, Wabup Benteng, Septi Peryadi, S.TP mengatakan sesuai rapat yang dilaksanakan kemarin, kedepan akan dilakukan kembali vaksinasi massal bagi ASN maupun lansia. 
‘’Saya minta peran ASN untuk ikut vaksin. Karena sebagai langkah pemerintah mengurangi penyebaran Covid 19,’’ pungkas Septi.