Dua Pasien Covid-19 Denpasar Meninggal Dunia

I Dewa Gede Rai/Bali Tribune-ist

 

Denpasar, Bali Tribune

Setelah beberapa hari nihil korban meninggal dunia, hari ini Selasa (8/6) tercatat 2 pasien Covid-19 Kota Denpasar meninggal dunia. Sedangkan pasien sembuh bertambah sebanyak 12 orang dan kasus positif bertambah 10 orang. 

Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar memang sulit diprediksi. Tingginya mobilitas penduduk menjadikan kasus Covid-19 di Kota Denpasar terus bergerak. Walaupun kasus menurun tetapi masyarakat harus tetap waspada, kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Berdasarkan data secara kumulatif, kasus positif tercatat 15.020 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 14.526 orang (96,71 persen), meninggal dunia sebanyak 349 orang (2,32 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 147 orang (0,97 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama merupakan seorang laki-laki usia 51 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan. Sedangkan pasien kedua merupakan seorang perempuan usia 61 tahun yang berdomisili di Desa Ubung Kaja. 

Seluruh masyarakat diharapkan untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi, imbuhnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," pungkas Dewa Rai.