Mal Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

Walikota Tangsel Benyamin Davnie (kanan) mendampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin (dua dari kanan) saat meresmikan sentra vaksinasi di salah satu hotel di Kota Tangsel.

 

SERPONG-Budi mengatakan, dengan adanya sentra vaksinasi tersebut, ia mengajak masyarakat di Kota Tangsel untuk dapat memanfaatkannya sebagai bentuk partisipasi dalam menekan penyebaran Covid-19. "Kegiatan ini berjalan selama tiga hari, mulai 2-4 Juni untuk pemberian vaksin dosis satu dan berlanjut pemberian dosis dua pada 28 hari ke depan," ujarnya saat memberikan sambutan, Selasa (2/6).

Budi mendorong Pemkot Tangsel untuk dapat secara masif melanjutkan pelaksanaan vaksinasi bagi warga Tangsel. Tujuannya agar dapat mencapai target masyarakat yang divaksin sekitar 900 ribu orang. Hal itu merespon rencana kedatangan vaksin dalam jumlah banyak mulai Juni ini.

"Vaksin yang kita terima semester satu terbatas, antara 110 juta sampai 120 juta sampai Juni. Kebutuhan vaksin 360 juta, itu banyaknya nanti di Juni ke sana, jadi harus banyak vaksinasinya di Juni sampai Desember," tambahnya.

Masih menurutnya, bila Kota Tangsel 5.000 per tiga hari, kemungkinan nanti harus 5.000 sampai 10 ribu per hari bila vaksinnya sudah banyak. Selain itu, Budi mengusulkan sentra vaksinasi disediakan di mal-mal besar. Hal ini dapat mempermudah dan memperluas akses vaksinasi covid-19. 

"Jadi ada banyak potensi kegiatan masyarakat yang banyak dihadiri dan kita bisa gabungkan dengan program vaksinasi. Contohnya, belanja di mal," jelasnya.

Budi mencontohkan beberapa mal di Kota Tangsel yang berpotensi menjadi sentra vaksinasi. Ketiga mal tersebut memiliki cakupan dan akses ke warga, yakni, Bumi Serpong Damai (BSD), Alam Sutra, dan Bintaro.

"Mungkin perlu minta ke pengembangnya sekali-sekali kerja sosial untuk warganya. Sekali- sekali warga dikasih tempat untuk vaksinasi gratis," katanya.

Sementara itu, Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, vaksinasi di Kota Tangsel sudah dimulai sejak 15 Januari 2021 dan terus berjalan sampai sekarang. "Sekarang ini pelaksanaan vaksinasi masuk tahap kedua dengan memprioritaskan kalangan pelayan publik, lansia, pendidik dan penyandang disabilitas," ujarnya.

Pak Ben menambahkan, Pemkot Tangsel selalu berkomitmen dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara bertahap. "Komitmen kami untuk melakukan pelaksanaan vaksinasi bagi sasaran prioritas melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan sentra-sentra vaksinasi seperti hari ini," tambahnya.

Masih menurutnya, pengembang besar di Kota Tangsel sudah menyediakan tempatnya untuk menjadi tempat permanen vaksinasi, yakni Alam Sutera, Bintaro dan BSD. "Ketiga tempat ini sudah siap dan tinggal kita jadwalkan mereka untuk pelaksaan vaksinasinya," jelasnya.

Menurutnya, dirinya sudah dapat kepastian dari Pak Menteri akan menyiapkan dosis vaksin secukupnya. Target secara total sampai Maret tahun depan mencapai 900 ribu dan Pemkot diminta untuk melakukan percepatan sampai sampai Desember.

"Sekarang masyarakat Tangsel yang sudah divaksinasi baru 10 persen atau 90 ribu sampai 100 ribu. Untuk disabilitas baru hari ini diundang, juga lansia," ungkapnya. (bud/esa)