Dinas Kesehatan Kota Makassar kembali Menggelar Tes Swab Massal

Ilustrasi Swab/Sumber Gambar : Jawapos

 

MAKASSAR - Penularan Covid-19 mengalami kenaikan. Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Makassar pun kembali menggelar tes swab massal guna menyukseskan program trisula dalam upaya pengendalian Covid-19. Test swab massal dipusatkan di 47 puskesmas yang ada di Kota Makassar.

Kenaikan kasus ini mulai terjadi pasca libur panjang beberapa waktu lalu. Banyak masyarakat yang lengah, sehingga menyebabkan penularan kembali meningkat.

Merujuk pada data Satgas Covid-19 Kota Makassar, hingga Sabtu (5/12) kemarin, jumlah pasien dengan status suspek sebanyak 687 kasus dengan total konfirmasi kasus sebanyak 1.504. Sementara tercatat ada 123 pasien yang meninggal.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Makassar Agus Djaja Said menyebutkan, pelaksaan tes swab secara gratis ini akan dilakukan selama tiga pekan dimulai ada 10 Desember. Langkah tersebut diambil sebagai langkah pereventif Pemkot Makassar dalam menekan lonjakan kasus Covid-19.

“Sebelumnya sudah kita lakukan di 47 puskesmas di Makassar. Tetapi karena penularan mengalami peningkatan, maka dibuka lagi,” ungkap Agus, Minggu (6/12/2020).

Agus tak menampik bahwa di Makassar saat ini memang terjadi kenaikan kasus. Meski tidak drastis namun, antisipasi harus segera dilakukan. Apalagi Kota Makassar sudah memasuki zona orange sejak beberapa bulan terakhir.

Plt Kepala Diskes Kota Makassar, Agus Djaja Said, mengatakan, kenaikan kasus ini perlu disikapi dengan cepat. Makanya, tes swab massal secara gratis ini kembali dibuka.

"Kita mau melakukan tes swab massal lagi, agar kita dapat mengantisipasi terjadinya kenaikan dari penderita virus Corona ini," jelas Agus

Tes swab massal ini sudah mulai dibuka sejak 3 Desember lalu. Rencananya akan dilakukan hingga tiga pekan ke depan. “Sasarannya untuk 15.267 warga dari 15 kecamatan,” ucapnya.

"Saat ini kita berupaya agar bagaimana kita bisa mempertahankan Makassar di zona orange dan semoga ada penurunan kita bisa masuk di zona kuning," garap Agus.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengimbau warga untuk tetap mengantisipasi penularan Covid-19. Kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) menjadi kunci mengatasi pandemi ini.

“Kita tidak boleh lengah. Harus tetap waspada karena pandemi ini belum berakhir. Penerapan protokol kesehatan seharusnya lebih ditingkatkan lagi,” ujar dia.

Rudy menambahkan, sudah meminta Diskes Makassar untuk tetap memasifkan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19. “Kita butuh dukungan semua pihak untuk menghadapi pandemi ini,” tandasnya.