425.727 Dosis Vaksin Sudah Diberikan Kepada Warga Papua Barat

Dosis Vaksin

 

MANOKWARI-Sudah sebanyak 425.727 dosis vaksin virus corona (Covid-19) diberikan kepada penduduk Provinsi Papua Barat. Dari  jumlah tersebut, 259.153 dosis pertama dan 166.573 merupakan dosis kedua. Di Papua Barat terdapat 797.402 jiwa yang menjadi sasaran target vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan, SKM, MKes mengatakan, sejauh ini, dari 13 kabupten/kota, Manokwari paling tinggi capaian vaksinasinya telah mencapai 56,2% atau 74.565 jiwa divaksin dosis pertama dari target 132.723 jiwa, dosis kedua 36,6% atau 48.526 jiwa, Fakfak dosis pertama 35,2%, dosis kedua 20,4%, Kota Sorong dosis pertama 35,1%, dosis kedua 23,8%, Raja Ampat dosis pertama 30,7n dosis kedua 15,4%.

Tiga kabupaten paling rendah, Pegunungan Arfak dosis pertama stagnan pada 0,4%, dosis kedua 0,4%, Maybrat dosis pertama 5,5n dosis kedua 4,5%, Tambrauw dosis pertama  7,1n dosis kedua 3,4%.

Sementara itu, Gerai Vaksin Presisi Polda Papua Bart, kemarin kembali mendatangi sekolah. Kali ini SMP Negeri 1 Manokwari menjadi sasaran vaksinasi massal. Dir Pamobvit Polda Papua Barat Kombes Pol Hadi Winarno meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi.

Adapun sasaran vaksinasi di SMPN I Fanindi Manokwari ini menargetkan sebanyak 200 orang khususnya pelajar dan masyarakat. Melayani vaksinasi dosis 1 dan dosis 2.

Dalam pelaksanaanya terdaftar 313 orang, namun setelah dilakukan skrining 286 yang divaksin, dengan rincian, Sinovac dosis I 56 orang, dosis 2 sebanyak 142 orang, Vaksin jenis Sinopharm, dosis I sebanyak 74 orang dan dosis kedua 6 orang. Vaksin Astrazeneca dosis pertama 0, dosis kedua 8 orang. Klasifikasi masyarakat umum sebanyak 185 orang, pelajar sebanyak 101 orang, orang asli Papua (OAP) 78 orang, non OAP sebanyak 208 orang. Sebanyak 27 orang yang mendaftar gagal divaksin dengan berbagai alasan.

Walau sudah divaksin, Dir Pamobvit meminta kepada para pelajar dan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan penerapan 5M, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas serta menjauhi kerumunan.(lm)