Try In, Tetap Wajib Prokes

I Ketut Suwandi/Bali Express-Krisna Pradipta

 

Try In, Tetap Wajib Prokes

 

DENPASAR, BALI EXPRES – KONI Bali memang mengijinkan cabang olahraga yang mengikuti PON XX/2021 untuk mengundang tim luar Bali untuk datang ke Bali dalam tajuk ujicoba atau try in. Meski begitu, KONI Bali tetap mengingatkan agar protokol kesehatan tetap diindahkan dalam masa pandemi seperti sekarang ini.

 

Hal itu ditegaskan Ketua Umum KONI Bali, I Ketut Suwandi, Senin (14/6). Menurut Suwandi, prokes itu perlu diketatkan karena pihaknya tidak ingin terjadi klaster penyebaran Covid-19 di bidang olahraga. “Sekarang semua harus waspada dan mengindahkan imbauan dari pemerintah. Memang kasus di Covid-19 di Bali khususnya di beberapa kabupaten/kota melandai, namun kita semua perlu waspada dan tidak boleh lengah,” papar Suwandi.

 

Hal yang ditekankan Suwandi yakni ketika try in berlangsung, wajib namanya peserta yang terlibat harus terbatas dan tanpa dihadiri oleh penonton luar. Bahkan, orang tua atlet itupun diimbau agar tidak sampai masuk ke dalam venue atau menonton putra-putri mereka bertanding. Mencuci tangan, memakai masker dan tidak berkerumun adalah hal yang wajib dilakukan pada saat mengadakan latih tanding tersebut.

 

Ketut Suwandi sendiri bahkan memiliki pengalaman ketika KONI Bali melakukan monitoring rutin ke salah satu cabor dalam masa persiapan PON beberapa waktu lalu. “Timnas pencak silat Indonesia belum lama ini latih tanding dengan pesilat PON Bali di GOR Purna Krida, Kerobokan. Saya memang sempat datang kesana untuk meninjau, tapi dari pihak cabor, saya tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam. Saya tidak bersikeras untuk masuk, justru saya mengapresiasi karena prokes sudah diterapkan dengan baik,” bebernya panjang lebar.

 

Selain pencak silat, beberapa cabor lain seperti taekwondo dan cricket juga telah mengadakan try in sebelumnya dengan mengundang belasan provinsi. “Di taekwondo, bahkan sampai 13 provinsi yang datang ke Bali. Sementara di cricket, ada 11 provinsi yang hadir seperti diantaranya dari DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat, Kalimantan Timur, NTB dan NTT,” paparnya.

 

Selain itu, cabor voli pasir juga merencanakan mengadakan mini kompetisi di salah satu pantai di Klungkung sebagai ajang try dengan mengundang beberapa provinsi luar. Pihaknya pun optimis, jika protokol kesehatan diterapkan dengan baik dan semua pihak memaklumi dan sadar akan situasi saat ini, penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir. “Ini bukan untuk bidang olahraga saja, melainkan semuanya. Kita di dunia olahraga ingin menunjukkan kesadaran diri untuk menjaga pola hidup sehat serta mentaati peraturan di tengah pandemi saat ini,” pungkasnya. (dip)